Ragam Hias Batik (Part 2)

Ragam Hias Batik (Part 2)

diposting 20 Oktober 2017 by Admin

Menurut buku Peranan Batik Sepanjang Masa, Batik tradisional dapat digolongkan menjadi 2 ragam hias pada masa lampau:

  1. Ragam Hias Geometris ; Berwujud seperti garis – garis, segitiga, segi empat, ceplok dan lain sebagainya. Dibagi 3 macam motif:
  1. Tumpal ; berbentuk segitiga sama kaki dalam posisi tegak atau terbalik. Komposisi tunggal atau ganda. Komposisi ganda dapat berderet pada hiasan tumpal. Di dalam segitiga terdapat tambahan hiasan atau polos.
  2. Pilin Berganda ; berbentuk huruf S seperti parang
  3. Meander ; merupakan rangkaian huruf T ( Huruf T kapital ) berdiri tegak dn terbalik. Ragam hias ini sepertinya sudah mendapat sentuhan budaya Cina, karenanya disebut banji serta sentuhan Yunani sehingga muncul istilah pinggir Yunani.
  1. Ragam Hias Non Geometris
  1. Ragam hias sulur – suluran (lung – lungan). Daun yang terdapat pada batang (sulur) dalam istilah Jawa dan Bali disebut patra (daun). Jenis sulur – suluran patra antara lain:
  • Patra gumulung, berujud sulur – suluran melengkung dalam posisi mendatar dan melingkar merupakan ikatan bundar
  • Patra sari, suluran melengkung kiri dan kanan, di sela – sela lengkungan terdapat hiasan motif bunga.
  • Patra nala, sulur – suluran melengkung ke kiri dan kana berhiaskan motif bunga bertangkai di sis kiri dan kanan daun bunga terdapat hiasan daun seperti nyala api.
  • Patra batun ketimun, rangkaian biji mentimun dalam posisi miring, ujungnya saling berhimpit diatas ragam dasar hias daun mentimun
  • Patra mas – masan, lukisan perhiasan emas terletak pada sebuah bidang belah ketupat berderet.
  • Patra untu walang, hiasan gigi belalang berderet.
  • Lung peniti seperti peniti, lung pakis seperti pohon pakis, lung klewer seperti akar atau daun menggantung.
  1. Ragam hias semen. Ciri pokok hiasan ini berwujud tunas tumbuhan meru dan sulur. Tambahan pada motif dasar memberi ciri tertentu, seperti semen gurda terdapat tambahan burung garuda, semen jolen, semen rama.
  2. Ragam hias pohon hayat. Biasa terdapat pada jenis batik
  3. Ragam hias lidah api. Berbentuk cemukiran seperti pada motif blumbangan, tengahan dan sebagian selendang batik.
  4. Ragam hias binatang. Hiasan ini merupakan tambahan bagi ragam hias batik yang telah ada kecuali batik Nagatapa, Naga peksi, Naga kirig, Naga puspa dan Ragam hias batik dari beberapa jenis hewan, seperti garuda, ayam, disebut isen atau hiasan tambahan. Dengan adanya hiasan tambahan tersebut, kita menemukan batik paranggaruda dan semen gurda.

Berita & Acara Terbaru

Moendhi Dharma menyemarakkan acara Tourism Industry meeting di Royal Ambarukmo Hotel Yogyakarta
Gathering Bank BNI dan Hamzah Batik
Gathering Bank BNI dan Hamzah Batik
diposting 29 Januari 2018
FOTKA
FOTKA
diposting 26 Januari 2018
Batik Asik
Batik Asik
diposting 26 Januari 2018
Dirgahayu Indonesia ke - 72
Dirgahayu Indonesia ke - 72
diposting 24 Agustus 2017
Ragam Hias Batik (Part 1)
Ragam Hias Batik (Part 1)
diposting 13 Juni 2017