Logo Hamzah Batik

Bapak Hamzah Sulaiman Ulang Tahun ke 73, Berikan Pesan Mendalam

Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanoyo Hamiji Nindyo atau yang dikenal dan akrab disapa Bapak Hamzah Sulaiman ini genap berusia 73 tahun, pada hari ini Sabtu, 7 Januari 2023.

Hamzah Sulaiman merupakan seorang pengusaha dan seniman asal Yogyakarta yang juga generasi kedua keluarga Grup Mirota yang memiliki pusat oleh-oleh Hamzah Batik, tempat makan, dan sanggar tari.

Sebagai seorang seniman khususnya di dunia seni peran dan tari, Hamzah Sulaiman dikenal dengan nama Raminten.

Hamzah Sulaiman merupakan putra bungsu dari lima bersaudara. Dan bersama saudara-saudaranya ia mengembangkan bisnis peninggalan orang tua mereka berupa Toko Mirota.

Hamzah kemudian juga membuka butik yang ia beri nama Mirota Batik yang kini bernama Hamzah Batik yang berada di Jalan Malioboro.

Hamzah yang mulai memasuki dunia akting secara professional setelah pensiun dari bisnisnya karena dilanjutkan oleh putra putrinya. Ia pun berperan dalam ketoprak komedi dengan judul “Pengkolan” sebagai seorang wanita Jawa Tua bernama Raminten.

Nama Raminten tersebut selanjutnya digunakan Hamzah untuk memberi nama rumah makan yang ia dirikan, yaitu The House of Raminten yang berada di Kota Baru dan The Waroeng of Raminten.

Begitu banyak perjuangan yang dilalui Hamzah untuk mendirikan bisnisnya terutama Hamzah Batik. Tidak hanya sekadar mengembangkan bisnis, namun Hamzah berkomitmen untuk melestarikan budaya Jawa.

Dari sanalah, para karyawan sangat menghormati sosok Hamzah Sulaiman yang tidak hanya sekadar pemimpin, melainkan juga sebagai guru dan tauladan dalam bekerja, berkarya, dan menjaga Budaya Jawa.

Pesan Mendalam Bapak Hamzah Sulaiman

Dalam usia 73 tahunnya, Bapak Hamzah Sulaiman pun menyampaikan pesan mendalam untuk bisa direnungkan dan maknai sebagai salah satu nasihat kehidupan.

Sugih tanpa bandha, kaya tanpa harta. Bukan semata mata harta yang menjadi tolak ukur. Kaya yang di tuju dalam hidup bukanlah pengumpulan harta benda dan uang selama hidup.
Kekayaan yang sejati tidak terletak pada harta benda melainkan pada kawan dan saudara. Mengajarkan cinta kasih kepada sesama tanpa melihat perbedaan yang ada
.”

Digdaya tanpa aji. Kekuasaan seringkali tercipta karena suatu kemenangan fisik, kemenangan mental. Kekuasaan tercipta karena citra dan wibawa seseorang, perkataannya membuat orang lain sangat menghargainya. Sehingga apa yang diucapkannya, orang lain senantiasa mau mengikutinya.”

Perjalanan menuju 73 tahun

~ Kanjeng Nindyo ~

Segenap karyawan memanjatkan segala syukur dan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

untuk Bapak Hamzah Sulaiman diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan.

Terimakasih atas pembelajaran hidup tentang sebuah kerja keras dan perjuangan serta kesempatan kami berkarya dan membangun Hamzah Batik & Raminten Group.***

TAW.

Berita lainnya
crossmenu