Mengenal Batik Pring Sedapur Khas Gunung Lawu

Kalau ngomongin soal batik, pikiran kita pasti langsung tertuju ke Solo, Yogyakarta, atau Pekalongan. Tapi tahu enggak sih? Di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Magetan, Jawa Timur, ada satu motif batik yang super unik dan punya ciri khas tersendiri. Namanya Batik Pring Sedapur.

Berbeda dengan batik pesisiran yang ramai warna atau batik keraton yang cenderung klasik kaku, Batik Pring Sedapur tampil dengan keunikan tersendiri lewat motif bambunya yang khas.

Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan batik Pring Sedapur dari kaki Gunung Lawu ini!

Apa Itu Batik Pring Sedapur?

Secara bahasa, Pring dalam bahasa Jawa artinya bambu, sedangkan Sedapur berarti serumpun atau sekelompok. Jadi, Batik ini adalah batik yang menggambarkan rumpun pohon bambu.

Batik ini lahir dan berkembang pesat di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Karena letak geografisnya yang berada di lereng Gunung Lawu, suasana alam yang asri dan rumpun bambu yang tumbuh subur di sana menjadi inspirasi utama bagi para pengrajin lokal.

Ciri Khas dan Keunikan Batik Pring Sedapur

Batik Pring Sedapur punya tempat spesial di hati para pencinta wastra Nusantara karena beberapa alasan:

  • Desain yang Simpel tapi Elegan: Motif utamanya adalah deretan pohon bambu yang tumbuh vertikal, lengkap dengan daun-daun kecilnya. Terkadang, pengrajin juga menambahkan aksen burung atau bunga untuk mempercantik tampilan.

  • Warna yang Berani dan Tegas: Biasanya, batik ini menggunakan warna dasar yang kontras, seperti hitam, jet black, atau biru tua, yang dipadukan dengan warna bambu yang cerah (hijau, kuning, atau putih). Kombinasi ini bikin pemakainya kelihatan gagah dan anggun sekaligus.

  • Kesan Modern: Karena motifnya yang geometris alami (garis-garis vertikal pohon bambu), batik ini gampang banget di-mix and match untuk baju kerja, outer kasual, bahkan gaun formal.

Makna Batik Rumpun Bambu

Bukan batik namanya kalau enggak punya makna. Di balik keindahannya, Batik ini menyimpan makna hidup yang sangat erat dengan budaya masyarakat Jawa:

“Bambu itu kalau tumbuh selalu bersama-sama (serumpun). Ini adalah simbol dari persatuan, kerukunan, dan gotong royong.”

Selain itu, pohon bambu dikenal sebagai tanaman yang punya akar sangat kuat, fleksibel saat ditiup angin (enggak gampang patah), dan semua bagian tubuhnya bermanfaat—mulai dari rebung untuk makanan sampai batangnya untuk bangunan.

Memakai Batik Pring Sedapur seolah menjadi pengingat agar kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama, kuat menghadapi ujian hidup, dan selalu menjaga kerukunan.

Toko Batik dan Oleh-oleh Khas Jogja

pusat oleh-oleh jogja lantai 1 batik

Jika Anda mencari beragam baju batik kekinian seperti outer dan gamis, Anda dapat menemukannya di toko batik dan oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Jogja yaitu Hamzah Batik. Berlokasi di Malioboro depan pasar Beringharjo, Hamzah Batik menyediakan beragam oleh-oleh Jogja seperti batik, camilan, kerajinan, dan cinderamata khas Jogja.

Kunjungi toko Hamzah Batik di Malioboro depan pasar Bringharjo, atau pesan melalui WhatsApp di 08112544239 atau 08112544245. Untuk bantuan atau saran selama berbelanja, hubungi Customer Service di WA 081128293456 atau melalui email cs@hamzahbatik.co.id.