Yogyakarta dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan budaya yang masih lestari hingga saat ini. Salah satu tradisi yang selalu menarik perhatian masyarakat dan wisatawan adalah Tradisi Bekakak Gamping Jogja. Upacara adat ini digelar setiap tahun di wilayah Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tradisi Bekakak menjadi salah satu warisan budaya yang unik karena menampilkan prosesi penyembelihan simbolis berupa sepasang pengantin yang terbuat dari tepung ketan. Meski terdengar tidak biasa, tradisi ini memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam bagi masyarakat setempat.
Sejarah Tradisi Bekakak Gamping Jogja
Tradisi Bekakak dipercaya telah berlangsung sejak masa pemerintahan Keraton Yogyakarta pada abad ke-18. Upacara ini berkaitan dengan kisah pasangan abdi dalem kesayangan Sultan, yaitu Kyai dan Nyai Wirasuta.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pasangan tersebut bertugas menjaga wilayah perbukitan kapur di Gamping yang saat itu menjadi lokasi pengambilan batu untuk pembangunan Keraton Yogyakarta. Suatu hari, keduanya meninggal dunia akibat tertimpa longsoran batu kapur.
Sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada arwah pasangan tersebut serta untuk memohon keselamatan bagi masyarakat, Keraton Yogyakarta kemudian mengadakan upacara adat yang dikenal sebagai Tradisi Bekakak.
Hingga kini, tradisi tersebut tetap dilestarikan dan menjadi agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
Apa Itu Bekakak?
Dalam bahasa Jawa, “Bekakak” merujuk pada sepasang boneka atau figur yang dibuat menyerupai manusia dan terbuat dari tepung ketan. Bekakak biasanya dibentuk sebagai sepasang pengantin lengkap dengan pakaian adat Jawa.
Sepasang Bekakak ini menjadi simbol Kyai dan Nyai Wirasuta yang dihormati dalam tradisi tersebut.
Waktu Pelaksanaan Tradisi Bekakak
Tradisi Bekakak biasanya dilaksanakan setiap bulan Sapar dalam kalender Jawa atau bertepatan dengan bulan Safar dalam kalender Hijriah.
Pelaksanaan upacara ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jawa yang dikenal dengan berbagai kegiatan adat pada bulan Sapar, yang sering dikaitkan dengan doa keselamatan dan tolak bala.
Rangkaian Acara Tradisi Bekakak Gamping
1. Kirab Budaya
Rangkaian acara diawali dengan kirab budaya yang melibatkan masyarakat, kelompok seni, tokoh adat, dan perangkat desa. Peserta kirab mengenakan pakaian tradisional Jawa sambil membawa berbagai hasil bumi dan perlengkapan upacara.
Kirab ini menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga hingga sekarang.

2. Arak-Arakan Bekakak
Sepasang Bekakak yang telah dibuat kemudian diarak menuju lokasi pelaksanaan ritual di kawasan perbukitan Gamping.
Prosesi ini diiringi musik tradisional Jawa, doa-doa, serta pertunjukan seni yang menambah kemeriahan acara.

3. Prosesi Penyembelihan Simbolis
Puncak acara adalah penyembelihan simbolis Bekakak menggunakan alat khusus oleh tokoh adat.
Dari dalam Bekakak biasanya keluar cairan berwarna merah yang melambangkan darah. Prosesi ini bukan merupakan pengorbanan manusia, melainkan simbol penghormatan terhadap leluhur dan doa keselamatan bagi masyarakat.

4. Doa Bersama
Setelah prosesi penyembelihan, masyarakat melaksanakan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta terhindar dari berbagai bencana.
Tradisi ini mencerminkan nilai spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat Jawa.
5. Pentas Seni dan Hiburan Rakyat
Perayaan Bekakak biasanya dilengkapi dengan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti:
- Jathilan
- Karawitan
- Wayang kulit
- Tari tradisional Jawa
- Ketoprak
Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian seni budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Toko Batik dan Oleh-oleh Khas Jogja

Jika Anda sedang berwisata di sekitar kraton Jogja. Silahkan mengunjungi Hamzah Batik Malioboro karena di sana Anda dapat menemukan beragam baju batik dan oleh-oleh khas Jogja. Berlokasi di Malioboro depan pasar Beringharjo, Hamzah Batik menyediakan beragam oleh-oleh Jogja seperti batik, camilan, kerajinan, dan cinderamata khas Jogja.
Kunjungi toko Hamzah Batik di Malioboro depan pasar Bringharjo, atau pesan melalui WhatsApp di 08112544239 atau 08112544245. Untuk bantuan atau saran selama berbelanja, hubungi Customer Service di WA 081128293456 atau melalui email cs@hamzahbatik.co.id.






