Rekomendasi Jajanan Tradisional Khas Jogja Kesukaan Anak

Jogja bukan hanya dikenal dengan gudeg dan bakpia saja. Kota ini juga menyimpan beragam jajanan anak kecil khas Jogja yang menggugah selera, mulai dari yang manis, gurih, hingga kenyal. Jajanan ini sering ditemukan di pasar tradisional, pinggir jalan Malioboro, Kotagede, hingga Bantul dan Kulon Progo. Cocok untuk oleh-oleh atau camilan sehari-hari anak-anak yang ingin merasakan makanan tradisional.
Artikel ini akan membahas rekomendasi jajanan tradisional khas Jogja kesukaan anak yang wajib Anda coba!

Rekomendasi Jajanan Khas Jogja Terpopuler

Berikut beberapa jajanan tradisional khas Jogja favorit yang sering disukai anak-anak:

1. Yangko

Yangko berasal dari Kotagede. Teksturnya kenyal mirip mochi Jepang, terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang, cokelat, atau stroberi, lalu dibalut tepung gula. Bentuk kotak kecil, manis ringan, dan tidak lengket di tangan. Sangat cocok untuk anak karena tekstur unik dan mudah dikunyah, oleh karena itu, jajanan tardisional khas Jogja ini masih banyak digemari anak-anak.

2. Geplak

Geplak terkenal dengan warna pink, hijau, kuning, dan putih yang cerah. Dibuat dari parutan kelapa dan gula, teksturnya kenyal di dalam dengan sedikit renyah di luar. Rasa manis legit dengan aroma kelapa khas. Anak-anak biasanya suka karena warnanya lucu seperti permen. jajanan tardisional khas Jogja ini juga masih mudah ditemukan di pasar dan pusat oleh-oleh seperti di Hamzah Batik Malioboro.

3. Kue Kipo

Kipo berukuran sangat kecil sekitar seukuran dua jari orang dewasa, terbuat dari tepung ketan berwarna hijau alami dari daun suji, diisi unti kelapa manis, lalu dipanggang di daun pisang. Nama “Kipo” berasal dari “Iki opo?” yang berarti “Ini apa?”. Rasanya manis gurih dengan aroma daun pisang yang khas. Jajanan ini disukai anak-anak karena rasanya dan nagih.

4. Dadar Gulung

Dadar Gulung adalah jajanan tradisional pasar klasik yang sangat populer di Jogja. Kulitnya tipis berwarna hijau alami dari daun pandan atau suji, digoreng tipis seperti dadar, lalu digulung dengan isian unti (parutan kelapa campur gula merah). Teksturnya lembut, kenyal, dan manis legit. Anak-anak suka karena bentuknya yang unik seperti gulungan dan rasanya yang tidak terlalu manis. Sering dijual di pasar tradisional dan cocok untuk camilan siang hari.

5. Putu Mayang

Putu Mayang berbentuk seperti mi atau benang tipis yang terbuat dari tepung beras dan santan. Dicetak menyerupai anyaman kecil, lalu disiram kuah kinca (gula merah cair) yang manis gurih. Teksturnya kenyal dan lembut, rasanya legit dengan aroma santan yang khas. Di Jogja sering ditemukan dalam versi modern atau tradisional. Cocok untuk anak yang suka tekstur unik dan kuah manis.

6. Kue Banjar

Kue Banjar adalah kue kering khas Kotagede yang terbuat dari tepung terigu, telur, santan, gula, dan garam. Teksturnya renyah di luar, agak empuk di dalam, dengan rasa manis gurih yang seimbang. Sering dijual bersama Kue Ukel (versi yang dilumuri gula halus). Bentuknya unik seperti angka delapan atau anyaman kecil. Cocok untuk anak yang suka camilan kering renyah dan tahan lama sebagai oleh-oleh.

Toko Batik dan Oleh-oleh Khas Jogja

pusat oleh-oleh jogja lantai 1 hamzah batik

Jika Anda mencari jajanan untuk dibawa sebagai oleh-oleh, kamu dapat menemukan banyak jajanan tradisional di Hamzah Batik Malioboro karena di sana Anda dapat menemukan beragam batik dan oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Jogja. Berlokasi di Malioboro depan pasar Beringharjo, Hamzah Batik menyediakan beragam oleh-oleh Jogja seperti batik, camilan, kerajinan, dan cinderamata khas Jogja.

Kunjungi toko Hamzah Batik di Malioboro depan pasar Bringharjo, atau pesan melalui WhatsApp di 08112544239 atau 08112544245. Untuk bantuan atau saran selama berbelanja, hubungi Customer Service di WA 081128293456 atau melalui email cs@hamzahbatik.co.id.