Gerabah Kasongan Asal Yogyakarta, Warisan Budaya yang Bernilai Ekonomi!
SEO Hamzahbatik
February, 29 2024
5 min read
Ilustrasi pembuatan website modern dengan kode program dan perangkat laptop

Gerabah Kasongan asal Kota Jogja merupakan salah satu seni kerajinan tangan yang menjadi ikon terkenal dari Bantul, Yogyakarta. Terbuat dari tanah liat pilihan, gerabah ini diproduksi oleh para pengrajin di Desa Kasongan dan kini menjadi salah satu komoditas unggulan daerah tersebut.

Kualitas unggul dari Gerabah Kasongan menjadikannya terkenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Banyak UKM Bantul yang kini menembus ekspor berkat keindahan dan nilai seni tinggi dari karya mereka.

Mari kita bahas lebih dalam tentang keunikan dan sejarah Gerabah Kasongan!

Asal Mula Sentra Gerabah Kasongan di Bantul

Sejarah Kasongan bermula pada masa penjajahan Belanda, saat Pangeran Diponegoro ditangkap dan dibawa ke Makassar. Kondisi tersebut membuat masyarakat Desa Kasongan kehilangan sumber penghidupan karena lahan pertanian mereka dikuasai penjajah.

Salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro bernama Kyai Song (Abdullah Rouke) kemudian mengajak warga untuk beralih profesi — bukan lagi bercocok tanam, melainkan mengolah tanah liat menjadi gerabah. Dari sinilah tradisi pembuatan gerabah di Kasongan dimulai.

Awalnya, gerabah digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti anglo, kuali, dan kendi. Namun berkat ketekunan Kyai Song yang terus membimbing warga, Kasongan berkembang menjadi desa penghasil gerabah terbesar di Yogyakarta.

Setelah wafat, Kyai Song dimakamkan di Desa Kasongan. Sebagai bentuk penghormatan, masyarakat berkomitmen untuk melanjutkan perjuangannya dengan terus melestarikan dan mengembangkan kerajinan gerabah.

Di era modern, perjuangan ini diteruskan oleh Sapto Hudoyo, seorang seniman Yogyakarta yang memperkenalkan unsur seni dan nilai komersial pada gerabah Kasongan. Berkat inovasi tersebut, gerabah Kasongan kini memiliki nilai estetika tinggi dan daya jual besar.

Kini, seluruh wilayah Desa Kasongan dikenal sebagai sentra gerabah terbesar di Bantul dengan produk berkualitas tinggi dan harga terjangkau.

Ragam Jenis Produk Gerabah Kasongan

Ragam produk Gerabah Kasongan

Dahulu gerabah Kasongan hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kini, berkat inovasi, produk-produk gerabah memiliki nilai ekonomi dan estetika yang tinggi.

Bahan dasar tanah liat kini sering dipadukan dengan bambu, kayu, batok kelapa, dan rotan, serta diberi sentuhan ornamen dan warna yang menawan. Berikut beberapa produk populernya:

Patung ornamen cantik berbagai ukuran seperti Loro Blonyo, patung Buddha, Bagong, dan Semar.
Guci bermotif bunga, naga, burung merak, atau pegunungan.
Pot bunga dari ukuran kecil hingga besar, dengan dekorasi estetik.
Souvenir dan hadiah untuk pernikahan atau oleh-oleh.
Perabot rumah tangga seperti teko, kursi, lampu, piring, dan kuali.
Pajangan dekoratif seperti topeng, miniatur becak, sepeda, hingga hiasan dinding.
Material bangunan seperti genting dan ornamen atap berbentuk patung burung.

Produk-produk ini telah menembus pasar Eropa dan Amerika karena kualitas dan keindahannya. Kini, Gerabah Kasongan menjadi kebanggaan industri UKM lokal Yogyakarta.

Kegunaan Gerabah

Gerabah kini bukan sekadar alat rumah tangga, melainkan juga elemen seni, budaya, dan simbol status sosial. Berdasarkan fungsinya, berikut beberapa kegunaan utama gerabah:

Peralatan rumah tangga — untuk memasak, menampung air, atau menyajikan makanan.
Perlengkapan adat dan keagamaan — kendi dan cawan sering digunakan dalam ritual budaya.
Simbol status sosial — di masa kerajaan, gerabah dianggap barang mewah dan menjadi simbol bangsawan.

Perajin Gerabah Kasongan Bantul

Gerabah Kasongan Tersedia di Hamzah Batik Malioboro

Ingin melihat langsung proses pembuatan gerabah? Anda bisa berkunjung ke Kasongan, Bantul. Namun jika tidak sempat, kini produk Gerabah Kasongan juga tersedia di Hamzah Batik Malioboro.

Hamzah Batik menyediakan berbagai gerabah hias dan fungsional dengan harga terjangkau karena langsung dari perajin. Kami berkomitmen untuk mendukung UMKM Yogyakarta dalam memasarkan produk lokal agar semakin dikenal luas.

Selain gerabah, Hamzah Batik juga menyediakan batik lengkap, pernak-pernik unik, dan oleh-oleh jadul khas Jogja.

Hamzah Batik Malioboro buka setiap hari pukul 07.00–24.00 WIB dan hadir sebagai pusat oleh-oleh terlengkap di Jogja sekaligus pusat aksi, atraksi, dan edukasi budaya Jawa.

Untuk informasi produk, kunjungi desty.page/hamzahbatikofficial atau hubungi 0811-2544-239 / 0811-2544-245. Anda juga dapat mengikuti Instagram @hamzahbatikofficial untuk mengetahui update produk dan event menarik lainnya.

Hamzah Batik Malioboro menjadikan liburan Anda di Jogja semakin lengkap — tidak hanya belanja, tapi juga menikmati pertunjukan seni, wisata edukasi batik, dan kerajinan khas Jogja seperti Gerabah Kasongan. ***

WhatsApp

Hubungi Kami

Ingin berbelanja apa hari ini? Kami siap membantu pesanan Anda.

Buka Setiap Hari pukul 07.00 - 24.00 WIB

WhatsApp Hamzahbatik Admin 3WhatsApp Hamzahbatik Admin 2WhatsApp Hamzahbatik Admin 1
logo

© 2023 Hamzah Batik. All rights reserved.